Anda tidak bertunangan hanya untuk memuaskan orang lain, tapi juga penting bahwa Anda melakukannya karena sudah siap di waktu yang tepat.
Bagaimana Anda tahu jika sudah siap bertunangan? Komitmen adalah kuncinya, karena seperti yang kita semua ketahui bahwa menikah tidak menjamin bahwa pasangan akan saling mendedikasikan satu sama lain dan mampu melewati masalah secara bersama. Jika Anda bertunangan sebelum Anda siap, itu hanya akan berurusan dengan konsekuensi nanti di depan.
Anda tidak hanya bertukar cincin saja, tapi juga berkomitmen untuk menghabiskan sisa hidup Anda dengan seseorang. Ada tanda-tanda bahwa hubungan cukup kuat untuk naik ke tingkat berikutnya ketika Anda merasa dihargai oleh pasangan dan sama-sama tahu bahwa kalian memiliki tujuan yang sama untuk masa depan.
Perspektif Anda berbeda tentang hubungan masa lalu
Jika Anda melihat kembali pengalaman sebelumnya dan dapat dengan jujur ​​mengatakan serta menyadari mengapa itu tidak berhasil, berarti Anda sudah lebih siap untuk membuat segala sesuatunya bekerja dengan pasangan Anda saat ini. Penting bagi Anda untuk mengidentifikasi mengapa pasangan cocok dengan Anda. Bagaimana pasangan bisa memenuhi kebutuhan Anda dengan cara yang tidak dilakukan oleh pasangan yang sebelumnya? Jika Anda belum melalui proses ini, Anda akhirnya akan melakukan kesalahan yang sama dengan hubungan sebelumnya. Ketika Anda telah melakukan banyak perubahan dan belajar dari yang lalu, maka Anda memang sudah siap untuk bertunangan.
Anda yakin untuk menghabisi hidup bersama pasangan
Ketika Anda memikirkan masa depan dengan pasangan, bagaimana perasaan Anda secara keseluruhan? Anda mungkin memiliki perasaan yang campur aduk, dan itu normal. Tapi secara keseluruhan, perasaan itu harus positif karena jika tidak, Anda akan memiliki keraguan atau ketakutan yang belum terselesaikan, jadi atasi masalah di antara kalian terlebih dahulu. Jika Anda dapat dengan mudah melihat menjadi tua bersama pasangan, itu pertanda baik. Anda berharap untuk bangun dari tidur dan melihat pasangan setiap hari.
Anda tidak merasa ini sebagai tuntutan
Dasar dari pernikahan adalah berbagi hal-hal tentang satu sama lain. Tanda positif lainnya adalah jika Anda tidak iri pada teman yang sudah menikah. Jika Anda cemburu dengan semua teman yang sudah menikah, maka Anda mungkin bertunangan karena alasan yang salah. Anda menikahi seseorang karena Anda sudah merasa yakin untuk dapat membangun kehidupan yang bahagia bersama, bukan karena merasakan tekanan dari luar, atau takut sendirian.
Anda tidak lagi memikirkan orang lain selain pasangan
Meskipun benar-benar normal untuk melihat orang lain yang menarik di luar sana, dan merasa tergoda untuk mengunduh aplikasi Tinder. Di sisi lain, jika Anda tidak berpikir tentang berhubungan dengan orang lain, maka Anda telah merasa percaya diri dalam ikatan yang ada saat ini. Mengatakan sesuatu seperti, ‘Aku suka di mana kita berada sekarang dan aku ingin menikmati hubungan ini lebih lama lagi’.
Anda tahu hal-hal yang tidak disukai tentang pasangan
Tidak ada manusia yang sempurna, tapi perlu mencari tahu apakah Anda benar-benar dapat mengatasi dan menerima ketidaksempurnaan pasangan. Setiap orang memiliki suara hati, ikuti saja apa kata hati Anda. Perhatikan perasaan yang Anda miliki ketika memikirkan tentang pasangan. Pikirkan hal-hal yang menganggu darinya, dan coba untuk realistis. Jika Anda memang dapat hidup dengan itu, pertanda baik. Tapi, jika Anda tidak dapat memikirkan satu hal pun yang salah dengan pasangan, maka Anda mungkin belum siap untuk bertunangan.
Anda menyukai siapa Anda sebenarnya saat bersama pasangan
Kalimat klise ‘menjadi yang terbaik’ saat bersama pasangan sebenarnya memang betul. Ini bukan hanya tentang pasangan, dan juga tentang Anda. Ini semua tentang seperti apa Anda jadinya ketika di hadapan pasangan. Cinta harus memunculkan kepercayaan dan rasa aman. Jika Anda menyukai siapa diri Anda sebenarnya dan merasa bisa menjadi apa adanya, melakukan hal yang memalukan dan konyol, itu pertanda Anda telah bersama orang yang tepat.
Anda memiliki visi dan misi yang sama dalam menjalani hidup
Untuk menentukan apakah seseorang cocok untuk berkomitmen jangka panjang, sangat penting untuk memiliki cita-cita bersama. Penting untuk merasa nyaman dengan diri Anda dan pasangan. Tidak cukup hanya dengan itu. Perhatikan pula cita-cita ke depan, dan rencana hidup. Pastikan semuanya cocok sebelum Anda berpikir untuk mengambil langkah selanjutnya.
Tes Kesehatan dan Konseling Pernikahan Jadi Hal Penting Sebelum Menikah
Kalian memang benar-benar ingin menikah
Jika salah satu dari kalian ingin menikah dan yang lain hanya melakukannya untuk pasangan, itu tentu dapat menyebabkan kekacauan. Pastikan kalian berdua memang benar-benar siap dengan kehidupan pernikahan, dan jelas mengetahui artinya sebelum berani melangkah menuju pertunangan.
Merasa bersyukur satu sama lain
Ini bukan hanya tentang menerima satu sama lain saja, bersyukur dan menunjukkan rasa terima kasih menjadi kunci untuk pernikahan yang bahagia serta indikator kuat dalam kualitas pernikahan. Jadi, pastikan bahwa Anda tahu cara melakukannya sebelum mengambil langkah selanjutnya.
Kepercayaan dan komunikasi berjalan lancar
Komunikasi dan kepercayaan adalah dasar dari suatu hubungan, jadi jika Anda sampai perlu berjuang dengan itu, maka Anda perlu berpikir ulang sebelum membuat komitmen jangka panjang. Suatu hubungan dapat menjadi rentan, kepercayaan bisa menjadi salah satu pemicu yang besar. Tidak adanya dua hal ini malah dapat mengikis hubungan kalian.
Waktu Anda terasa berharga
Ini bukan hanya tentang waktu dalam hubungan, meskipun itu jelas penting. Tapi juga perlu memikirkan waktu dalam hidup Anda juga. Jika ingin menikah dengan pasangan, pastikan Anda memang sudah siap untuk pernikahan yang kalian inginkan. Tidak ada yang salah dengan menundanya untuk sementara waktu sampai Anda bisa yakin.
Untuk Warga Jakarta! Sebelum Menikah, Kalian Wajib Miliki Sertifikat Layak Kawin…
Anda pun telah mencapai titik di mana tingkat pemahaman, kepercayaan, cinta, dan saling menghormati, berjalan begitu dalam sehingga Anda tidak bisa membayangkan masa depan tanpa pasangan. Berbicara dengan orang terdekat yang terpercaya dan mintalah mereka untuk benar-benar jujur ​​kepada Anda. Mendapatkan manfaat dari konseling pra-nikah juga sebuah keuntungan untuk membantu membangun fondasi psikologis yang baik ketika mempertimbangkan untuk bertunangan.
Jika Anda masih memiliki ketakutan pribadi tentang komitmen, perasaan yang belum terselesaikan kepada mantan, atau tidak dapat menerima baik buruknya perilaku pasangan, itu adalah tanda-tanda Anda tidak siap untuk bertunangan. Jangan meremehkan firasat Anda kalau ini memang bukan waktu yang tepat.
Pada akhirnya, hanya Anda yang dapat memutuskan apakah Anda memang benar-benar sudah siap untuk bertunangan. Ada begitu banyak faktor yang berperan, mulai dari kesehatan fisik dan mental, situasi keuangan, keluarga, dan juga pekerjaan. Jika Anda tidak siap sekarang, orang yang tepat untuk Anda akan menunggu dengan sabar sampai Anda merasa siap. Sampai saat itu tiba, hal yang paling penting adalah untuk melakukan semua yang Anda bisa, dan berusaha menjadi pasangan terbaik, maka pasangan pun akan melakukan hal yang sama untuk Anda.