Satu Trik Menghadapi Pasangan yang Terlampau Posesif, Penasaran?

0
1
Sumber Gambar: LovePanky

Setiap orang mempunyai watak yang berbeda-beda, begitu juga dengan pasangan. Pasangan yang hobinya ngelarang kita melakukan ini itu alias overprotektif memang bikin serba salah. Mungkin dia ingin menunjukkan rasa sayangnya, tapi kalau kita nggak boleh chatting dan teleponan atau nggak boleh nongkrong bareng temen-temen deket kita, orang seperti itu udah masuk dalam kategori posesif. Tapi tentu saja sikapnya yang satu ini membuat kita tidak nyaman. Bahkan, bisa jadi sikap posesifnya adalah pemantik pertengkaran di dalam hubungan.

Posesif adalah suatu sikap yang ditunjukkan untuk mengontrol atau mendominasi sesuatu atau seseorang. Fyi, orang dengan tipe sifat yang posesif ini sebenarnya adalah tipe orang yang tidak percaya dengan dirinya sendiri, POPIe. Setiap orang tentunya suka kalau dirinya merasa diinginkan dan diperhatikan oleh pasangannya, akan tetapi bukan berarti dia menyukai jika pasangannya posesif.

Sumber Gambar: YourTango

Mengetahui kondisi pasangan boleh-boleh saja bahkan bagus karena itu tanda perhatian. Namun, hal itu bukan berarti seseorang harus “kepo” berlebihan terhadap pasangannya. Jika sedikit-sedikit curiga tanpa adanya bukti, maka hal ini bisa membuat pasangan menjadi tidak nyaman. Semakin posesif seseorang, maka kemungkinan besar pasangan akana semakin lari darinya. Mana ada sih, orang yang mau terus-menerus dikekang atau dikendalikan? No, pasti ngga ada.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk menghadapi pasangan posesif, misalnya kamu harus selalu jujur sama dia, yakinkan dia agar dia ngga selalu merasa insecure terhadap kamu, kenalkan dia kepada teman-temanmu, usahakan selalu komunikasi setiap hari, yaa seperti itulah.

But, POPIe,kalau kamu ngerasa udah mencoba semua cara agar pasangan kamu ngga posesif tapi dia malah semakin posesif, cuma ada satu cara lagi. Yaitu: PUTUS. Biarkan dia tahu bahwa sikapnya ini sudah kelewat batas. Karena kalau dipaksa untuk dilanjutkan, hubungan kalian juga tidak akan baik. Hubungan kalian menjadi tidak sehat. Selain itu, mengambil waktu sendiri juga akan membantunya untuk berintrospeksi dan mengetahui di mana letak kesalahannya.

(Visited 7 times, 1 visits today)