B.J Habibie Tutup Usia, Inilah Fakta Perjalanan Cintanya dengan Ainun

0
5

Presiden ketiga Republik Indonesia (RI) Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie mengembuskan nafas terakhir pada 18.05, 11 September 2019 saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Eks Menteri Negara Riset dan Teknologi itu menyusul kepergian istrinya Hasri Ainun Besari atau Ainun Habibie yang tutup usia pada 22 Mei 2010.

Hampir setengah abad bersama Ainun, Habibie pun merasa kehilangan sosok istrinya yang sangat dicintai. Sambil terus menjalani kehidupan, Habibie menerima takdir terpisah raga dari istrinya. Sembilan tahun pun berlalu, Habibie yang tutup usia menepati janjinya. Ia akan akan berbaring di liang lahat, tepat di samping makam Ainun, istrinya.

BJ. Habibie dan Segudang Prestasi yang Membanggakan Bangsa

Semasa hidup, Habibie tak pernah bosan menceritakan betapa ia mencintai sosok Ainun atau betapa Ainun berarti dalam hidupnya. Padahal, saat pertama bertatap mata dengan Ainun tak pernah menerka takdirnya dengan Ainun.

Bagaimana kisah cinta Habibie-Ainun yang sesungguhnya bisa terjadi?

1. Bertemu saat SMP

Pertemuan keduanya terjadi saat Ainun-Habibie mengenyam pendidikan di sekolah menengan pertama (SMP).

2. Panggilan ‘Si Gula Jawa’

Menurut pengakuan Habibie, pertemuan keduanya saat remaja tidak membuat keduanya saling tertarik. Namun, ia mengingat betul sosok Ainun remaja yang berwarna kulit kecoklatan.

Alih-alih memuji Ainun, Habibie remaja malah menyematkan panggilan ‘Si Gula Jawa’ pada Ainun.

3. Tidak Tertarik Ainun Remaja

Kendati kulit Ainun berwarna kecoklatan, pesona Ainun menurut Habibie tak kalah dengan remaja lainnya. Banyak remaja yang memang menyukai Ainun, tapi tidak dengan Habibie. Kalaupun suka kata Habibie, belum tentu juga Ainun naksir pada dia.

4. Ainun Adik Angkatan

Habibie-Ainun bertemu kembali saat mengenyam pendidikan di sekolah menengah atas (SMA) di SMA Kristen Dago Bandung, Jawa Barat. Ternyata, Ainun merupakan adik angkatan dari Habibie.

5. Ainun-Habibi Siswa Cerdas

Usia Ainun-Habibie termasuk paling muda di SMAnya dulu. Keduanya juga merupakan siswa cerdas.

6. Menikahi Ainun pada 1962

Seusai SMA, Habibie sempat berkuliah di Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung, lalu melanjutkan studi teknik penerbangan, spesialisasi konstruksi pesawat terbang, di RWTH Aachen, Jerman Barat, menerima gelar diplom ingenieur pada 1960.

Sedangkan Ainun melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Meski komunikasi telah terputus, Habibie bisa kembali bertemu dengan ‘Si Gula Jawa’ saat ibunya meminta ia pulang ke Indonesia. Akhirnya, ia menikahi Ainun yang berubah menjadi ‘Si Gula Pasir’ pada 12 Mei 1962 di Rangga Malela, Bandung.

Kisah cintanya pun berlanjut, keduanya hidup harmonis dengan dua putra laki-laki yaitu Ilham Akbar dan Thareq Kemal. Hampir setengah abad menikah Ainun-Habibie berhasil mempertahankan cintanya terhadap satu sama lain.

Mereka bukan terpisah karena tak saling cinta, melainkan terpisah karena tutup usia.

(Visited 229 times, 1 visits today)