Ya, Luciano Pavarotti memang solois mantap setelah melantunkan Nessun Dorma. Sekarang untuk mengenang sosoknya, Pavarotti Forever diadakan
Dunia musik klasik belum habis. Nama Luciano Pavarotti tetap tinggal dalam memori meski dirinya telah tiada 10 tahun lalu.
Salah satu kontribusi terbesar Pavarotti apalagi kalau bukan karya Giacomo Puccini, terutama nomor aria berjudul Nessun Dorma. Opera ini jadi opera aria terpopuler di dunia setelah Pavarotti membawakannya pada Piala Dunia 1990.
Sebelumnya Pavarotti eksis dengan banyak karya komponis Italia lainnya, seperti Donizetti dan Giuseppe Verdi.
Masih nggak ngeh dengan Nessun Dorma?
Masih ingat adegan 10 menit adegan pembunuhan dalam Mission:Impossible Rogue Nation yang mengambil set gedung opera Wina? Nah …
Kini dalam rangka mengenang 10 tahun Pavarotti, Yayasan Pavarotti akan hadirkan penyanyi-penyanyi terbaik dan pianis pengiring pribadi Pavarotti sendiri pada 26 November 2017 ini, tampil dalam konser di Ciputra Artpreneur.
Mantapnya, istri almarhum Pavarotti akan hadir sehingga bikin momen konser ini jadi sangat istimewa. Tambahan lagi, Ananda Sukarlan, komponis dan pianis terkemuka Indonesia, membuat karya baru sebagai penghormatan pada Pavarotti. Ia menciptakan nomor I Wish Pavarotti Had Met Marzuki.
Seperti apa gelaran nomornya tersebut? Silahkan nikmati Pavarotti Forever!